Published : 14 September 2026 | Kalkulasi Durasi Baca... | Dilihat : 23x

Ungaran, 11 September 2026 – Universitas Ngudi Waluyo (UNW) mengambil langkah konkret dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan melalui Deklarasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan yang digelar dalam satu serangkaian acara PKKMB UNW 2026, pada Jumat (11/9). Kegiatan tersebut dipandu oleh Ketua Satgas PPKPT UNW, Rosalina, S.Kp., M.Kes.
Deklarasi menjadi bentuk pernyataan bersama civitas akademika untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan sekaligus membangun budaya kampus yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, etika akademik, dan hukum yang berlaku. Komitmen ini mencakup upaya mewujudkan lingkungan yang aman dari kekerasan fisik, bebas dari kekerasan seksual, diskriminasi, intoleransi, serta kebijakan atau tradisi yang mengandung unsur kekerasan.
Melalui deklarasi tersebut, UNW juga mendorong terciptanya budaya pelaporan dan perlindungan bagi korban sebagai bagian dari mekanisme penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Setiap individu di lingkungan kampus memiliki hak untuk memperoleh rasa aman dalam menjalankan aktivitas akademik maupun kehidupan sosial tanpa ancaman, tindakan, dan dampak kekerasan.
![]() |
![]() |
Sebagai bagian dari rangkaian PKKMB UNW 2026, deklarasi ini menjadi wujud kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, inklusif, dan menghargai keberagaman. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan dana sebesar Rp3.514.000 kepada PMI yang dihimpun oleh mahasiswa baru UNW sebagai bentuk kepedulian sosial. Melalui kegiatan tersebut, nilai kepedulian, kemanusiaan, dan saling menghargai diharapkan tidak berhenti pada deklarasi, tetapi diwujudkan dalam perilaku dan budaya kehidupan kampus sehari-hari.
Dengan komitmen tersebut, UNW terus membangun budaya akademik yang menempatkan keamanan, kemanusiaan, dan penghormatan terhadap hak setiap individu sebagai bagian penting dari kualitas kehidupan kampus. Upaya ini diharapkan mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif bagi seluruh sivitas akademika untuk belajar, bekerja, berkembang, dan berprestasi.